Uji Minyak dan Lemak pada Air Limbah: Dampak dan Pengendalian IPAL

Uji minyak dan lemak (oil & grease) pada air limbah adalah analisis penting untuk memastikan buangan tidak menimbulkan lapisan minyak, busa, maupun penyumbatan pada sistem perpipaan dan unit pengolahan. Parameter ini sering menjadi sumber masalah IPAL: mulai dari aerasi tidak efektif, bau, hingga performa unit biologis menurun.

Selain aspek teknis, uji minyak juga terkait langsung dengan kepatuhan baku mutu. Dalam Permen LH/BPLH No. 11 Tahun 2025, ambang minyak & lemak air limbah domestik berbeda berdasarkan volume air limbah (m³/hari).

Learn more

Uji Minyak dan Lemak pada Air Limbah: Dampaknya terhadap Kualitas Lingkungan

Mengapa Uji Minyak dan Lemak Diperlukan

Uji minyak dan lemak pada air limbah digunakan untuk mengetahui sejauh mana kandungan residu organik non-polar seperti pelumas, minyak nabati, dan lemak hewani masih terdapat dalam limbah cair.
Kandungan minyak dan lemak berlebih dapat membentuk lapisan di permukaan air, menghambat difusi oksigen, serta menurunkan kualitas ekosistem perairan.

Selain itu, residu ini juga dapat menyumbat saluran pipa IPAL, menurunkan efisiensi unit aerasi, dan menyebabkan bau tidak sedap.
Oleh karena itu, pengujian minyak dan lemak secara berkala penting untuk memastikan bahwa proses pengolahan limbah telah berjalan efektif sebelum dibuang ke lingkungan.

Learn more